8.10.09

Lain di Mulut, Lain di Hati..

Emang ya, sekali orang merasa tersakiti susah untuk menjadi baik seperti sedia kala..
Mungkin aku udah ngerasa muak dengan sifat dan tingkah laku mereka..
Aku ingat saat aku belum mengenal apa2 tentang kantor ini, aku tahu sedikit banyak dari mereka..

Contoh nyata:
Yang aku tahu tentang Bos ku, dia adalah orang yg ga bisa apa2 dan ga tau apa2 tentang agency..
Mereka katanya muak dengan si Bos, tp setelah aku mengenal bosku lebih jauh..
Si bos, tak seperti apa yg mereka katakan..
Aku telah salah menilainya, aku merasa salah saat aku juga menganggap bahwa dia adalah orang yg tak becus kerja yg hanya punya materi saja..
Tp itu semua berbeda ketika aku mulai mengenalnya dan kami sama2 belajar menjadi lebih baik demi perusahaan..
Aku salah mengenalnya, justru dia adalah satu2nya orang dikantor yg membantu pekerjaanku menjadi lebih mudah walaupun terkadang tetap saja sedikit menyebalkan..
Wajarlah namanya juga BOS!

Dari situ aku mulai berpikir tentang orang2 yg ada disekitarku yg mendoktrin pikiran mereka ke pikiran kosongku..
Tak kusesali aku menjauh dari mereka, bukan karena apa karena aku merasa tak nyaman dengan sesuatu yg hanya berdasar Basa Basi Busuk!
Mereka punya kepentingan masing2 dalam berteman baik dan mengenal satu sama lain..
Buat apa cari muka dengan orang2 seperti itu, lebih baik klo emang niat cari muka kenapa tidak dengan para Big Bos yg mau menerima keadaan kita apa adanya..

Intinya, buat apa ngomong dibelakang dan nyindir2..
Ga guna tau ga!
Mending kaya Gw donk, langsung ngomong langsung saat itu juga di meeting kan..
Selesai pekara..


|Banyak omong=kosong, Omong dibelakang=Dongo'|

Tidak ada komentar:

Posting Komentar